𝗦𝗔𝗔𝗧 sela mendampingi pak DKU Adityo Wibowo menerima kunjungan kerja bu Zuryati 'atiek' Simbolon ke PT Petrokimia Gresik , dengan senang hati saya membagikan buku yang saya tulis kepada beliau. Wondering banget, ternyata beliau pembaca senior magnum epos Mahabharata, dan pas kalau beliau menyampaikan berkarakter Bisma Dewabrata, kakek Kurawa dan Pandawa, Resi-Ksatria Utama Hastinapura.
Saya ulik sedikit. Bisma itu gelar dari dewa, artinya orang yang teguh memegang janji. Dewabrata artinya kesayangan dewa, atau Dewa Perang Wangsa Bharata. Saking teguhnya memegang janji, ia bahkan diberi anugerah "Swa Candra Marana" atau dalam beberapa purana mahsyur disebut juga Suwadharma Marana, ia bisa menentukan waktu kematiannya sendiri. Tokoh kharismatik dalam epos besar Mahabrata, disegani kawan, dihormati lawan. Ia tidak membela orang, yang ia bela adalah bangsa dan negara. Karakter yang mengagumkan. Tapi banyak juga yang menenggarai bahwa perang besar Bharatayudha terjadi antara lain justru karena Bisma tidak mau duduk di singgasana ayahnya.✌️😄
Well, sudah tepat kalau Timnas PSO Management DAM berkunjung ke produsen yang memproduksi lengkap berbagai Solusi Agroindustri. Sugeng rawuh di Petrokimia Gresik, bu. 🙏