lokasi : Kampung Jawa Pawone Simbah
𝗞𝗔𝗟𝗔𝗪 ke Batang jangan nggak makan di Pawone Simbah. Menu makan dan nuansanya ala Jawa Klasik. Dinding-dindingnya masih dari pager gribik dan risbang. Tau nggak istilah-istilah itu? Heheehe. Bahkan dibeberapa sisi, lantainya aja masih asli tanah. Apalagi jika kita sudah masuk ke dalam 'pawon' atau dapurnya, yang memang menjadi highlight dari konsep rumah makan ini.
Walau nggak di pusat kota tapi Pawone Simbah gampang kok dijangkau, tepatnya di Desa Lebo, Kec. Warungasem. Kalau dari exit tol Warungasem Batang ± 6 menitan, atau ± 10 menit kalau dari alun-alun Batang,
Alih-alih biasa ketemu resto dengan dapur tertutup, melihat dapur restoran yang terbuka seperti ini pasti sangat jarang sekali ditemui. Ketika awal masuk dapur, kita akan menemukan pilihan tiga minuman; teh, jahe, dan gula asam dengan varian panas dan dingin. Setelah itu kamu bisa mengambil nampan ada juga nampan kayu yang khas banget zaman dulu.
Sambil mengambil nasi dan lauk seperti prasmanan, kita akan melihat dapur atau pawon yang terbuka lebar. Kamu akan melihat tablu atau panci-panci besar untuk memasak sayur.
Jika dulu masih menggunakan tungku kayu, tapi di Pawone Simbah menggunakan kompor gas ya mungkin karena minyak tanah sekarang sudah langka. Seneng mampir kesini. Tapi Guys, ini makan di pawone simbah, tapi kok dikon mbayar? Wkwkwk ✌️😋