Gunung kawi

19

Des

2015

MITOS MISTIS PESUGIHAN GUNING KAWI

  • Traveling
  • 70x dibaca
  • 0 Komentar

Banyak yang mengidentikkan Gunung Kawi dengan pesugihan. Padahal tidak semua yang datang kesana untuk pesugihan, dan tidak semua yang diwarakan gunung itu berhubungan dengan mistik. Memang, Gunung Kawi terkenal sebagai desa wisata ziarah, tetapi selain itu, area ini juga menawarkan pemandangan pegunungan yang menakjubkan dan tercatat sebagai desa paling menarik di sebelah barat daya Kabupaten Malang.

Salah satu cerita mitos yang cukup populer dan menjadi kepercayaan di masyarakat sekitar gunung ini adalah tentang adanya ritual pesugihan atau ritual mendatangkan kekayaan dunia dengan bantuan raja jin. Pesugihan Gunung Kawi, -begitu ritual ini disebut-. Menjadi kaya berarti harus kejatuhan daun dewandaru. Jika tidak kejatuhan daun dewandaru, maka Anda tidak akan pernah menjadi kaya. Inilah salah satu mitos penting di Gunung Kawi.

Daun Dewandaru berasal dari pohon Dewandaru (Eugenia uniflora) di Gunung Kawi, daun ini menjadi harapan seseorang yang ingin kaya. Terletak di area pemakaman, pohon Dawandaru (pohon keberuntungan) ini disebut juga sebagai shian-to atau pohon dewa oleh orang Tionghua. Dikisahkan, apabila seseorang tirakat di bawah pohon dewandaru dan kejatuhan daun dewandaru, maka dapat dipastikan dirinya akan kaya raya. Inilah mitos yang sudah berurat akar bagi para peziarah dengan tujuan pesugihan.

Banyak sekali aktifitas ritual dilakukan saat Jumat Legi, karena hari itu dikenal sebagai hari pemakaman Eyang Jugo (Kyai Zakaria II). Sedangkan tanggal 12 bulan Suro adalah hari diperingati wafatnya Eyang Sujo (Raden Mas Iman Sudjono). Menurut cerita, ketika melakukan ritual di dalam bangunan makam, tidak diperbolehkan adanya pemikiran yang negatif.

Gunung Kawi sendiri terkenal sebagai makam dari Imam Soedjono, satu dari tujuh bangsawan yang melawan Belanda dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro pada tahun 1825-1830. Tepat disebelah makam Mbah Imam Soedjono, terdapat makam Mbah Djoego atau Kiai Zakaria II, seorang tokoh masyarakat yang mempelopori teknologi pertanian terbaru pada masanya. Senang rasanya bisa mampir kesini, alakadarnya saja sekedar menuntaskan rasa penasaran.

Tentang Penulis

Foto 2

Muhammad Ihwan

Muhammad Ihwan. Kelahiran Yogyakarta, tinggal di Gresik. Gemar membaca dan menulis, menyenangi marketing dan public relations. Pernah menjadi Humas, sehari-hari mengelola penjualan retail Petrokimia Gresik wilayah Luar Jawa-Bali.

Tambahkan Komentar

First Name*
Komentarmu*
Top 10 Negara Pengunjung:
Total Pengunjung: