Priscilla du preez

16

Mar

2015

SAYA TIDAK TAHU

  • Blog
  • 187x dibaca
  • 0 Komentar

Menjadi pintar (dan juga cerdas), tidak berarti harus mengetahui semua jawaban. Kadang, jawaban paling tepat yang kita kemukakan adalah "saya tidak tahu". Ini saya anggap luar biasa, karena dibutuhkan rasa percaya diri tingkat tinggi dan kecerdasan ekstra untuk dapat mengakui ketidaktahuan kita. Fantastis, karena saat kita berada dalam posisi tersebut, sejatinya kita sedang dalam siklus dan proses untuk mempelajari jawaban sesungguhnya.

Seringkali, karena alasan prestis dan mencegah rasa malu, kita mengatakan tahu, padahal kita tidak tahu. Lewat cara ini, kita telah menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar lebih lanjut. Saya tidak sedang melakukan klaim, tapi percayalah tidak ada salahnya kita tidak mengetahui suatu hal.

Pernah juga dengan idiom menarik ini :

1. Ada orang tahu di tahunya,2. Ada orang tahu ditidak-tahunya,3. Ada orang tidak tahu di tahunya, dan4. Ada orang tidak tahu ditidak-tahunya

Bagian penting dari kebijaksanaan adalah mengetahui batas (carrying capacity) pengetahuan kita. Mengetahui apa yang kita tahu dan apa yang kita tidak tahu. Orang yang benar-benar pintar dan cerdas adalah orang yang tahu dan mengerti, bahwa tak semua pertanyaan dapat ia jawab. Orang yang benar-benar cerdas, adalah orang yang mau bertanya, mau belajar, mau bertumbuh.

Sumber foto : Priscilla Du Preez

"Ketahuilah apa yang kamu ketahui, dan ketahuilah apa yang tidak kamu ketahui...."

Tentang Penulis

Foto 2

Muhammad Ihwan

Muhammad Ihwan. Kelahiran Yogyakarta, tinggal di Gresik. Gemar membaca dan menulis, menyenangi marketing dan public relations. Pernah menjadi Humas, sehari-hari mengelola penjualan retail Petrokimia Gresik wilayah Luar Jawa-Bali.

Tambahkan Komentar

First Name*
Komentarmu*
Top 10 Negara Pengunjung:
Total Pengunjung: