lokasi : YAKin Usaha SAmpai
𝗛𝗔𝗥𝗜 ini (5/2) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) genap 79 tahun. Saya menyengaja menziarahi makam Prof. Lafran Pane, salah satu pahlawan nasional yang juga pemrakarsa berdirinya HMI, di belakang masjid Karangkajen Yogya.
Amal jariyah dan warisan penting Lafran Pane selain menanamkan dua tradisi besar: keilmuan Islam dan kesadaran kebudayaan, serta menyuburkan gagasan tentang Islam dan ke-Indonesiaan pada aktivis HMI adalah sikapnya yang tidak mau menempatkan diri sebagai pemimpin kharismatik yang menuntut pengikut. Ia lebih sering berperan sebagai pengarah pemikiran yang mendorong para anggota muda untuk membaca, berdiskusi, dan berdebat dengan terbuka. Itu yang sekarang ini menyala-nyala di komisariat-komisariat HMI.
Berkat Lafran Pane, di HMI itu jadi ada hubungan emosional ideologis yang sangat dekat antara sesama anggota, alumni, atau antara junior dengan senior walaupun mereka dipisahkan oleh jarak yang jauh dan rentang waktu yang lama. Saya bisa leluasa bertemu dengan senior yang bahkan sepantaran Ayah saya bahkan lebih senior lagi. Juga dengan junior yang bahkan mungkin seusia anak saya.
Di HMI kami diajari hormat pada senior namun tidak ada kultus terhadap individu, senior bisa dibantah dengan cara beretika dan dengan pendekatan ilmu pengetahuan. Kami di HMI ini semacam berkawan lebih dari Saudara. Terima kasih HMI.
5 Februari 1947 - 5 Februari 2026
Selamat milad HMI ke-79 th
Dirgahayu almamaterku!